Puji dan celengannya

Gw mau ngenalin salah satu adik kecil dari rumah belajar Albahar.  Dipostingan sebelumnya, gw sudah pernah cerita tentang kegiatan gw selain ngurusin Kios Delima kan?! Gw bersama temen2 yang tergabung dalam Kawan Peka melakukan kegiatan belajar-mengajar adik2 yang kebanyakan dari mereka adalah anak dari pemulung.  Di kamp ini ada sekitar 80 keluarga yang tinggal berhimpitan dengan kardus plus plastik bekas pulungan mereka.  Gw sih udah jarang kesana untuk mengajar, ngerasa bersalah deh sama mereka.  Time managementnya harus diperbaiki.  InsyaAllah setelah lebaran dan kerempongan kios delima kelar gw bisa aktif dan rutin lagi menemani adik2 belajar.

Beberapa bulan lalu, kami dapat sumbangan berupa celengan kaleng.  Donaturnya ga’ usah disebut disini yaa… Rencananya kami mau ngajarin adik2 untuk menabung.  Mereka, walaupun masih bocah, sudah banyak yang mencari uang.  Macem2 usahanya, ada yang jualan plastik di pasar tradisional, menawarkan jasa untuk membantu membawakan belanjaan, ikut orang tua mulung juga.  Nah, daripada uang mereka dipake untuk jajan yang ga’ jelas lebih baik ditabung kan.  Jadilah tiap anak dikasih celengan, dinamain, disimpan.  Rencananya lebaran ini dibongkar untuk beli keperluan lebaran.

Salah satu anak, Puji, umurnya baru 8 tahun kelas 2 SD.  Badannya kecil banget, pasti pada ga’ nyangka udah umur 8.  Dia termasuk rajin belajar, termasuk yang sering bikin gw geregetan karena kalau dikasih soal banyak bengongnya.  Rambutnya pendek sebahu, wajahnya polos, cara bicaranya sangat ceplas ceplos.  Polos banget.. Puji memiliki seorang adik yg juga sering belajar di rumbel namanya Ipah – Latifah. Berbeda dengan Puji, Ipah lebih pasif, tidak seagresif kakaknya, lebih banyak malunya.  Ketika kami mengadakan tanya jawab dengan iming2 hadiah.. Puji pasti langsung angkat tangan, engga peduli dia bisa jawab atau engga.. hehehehehehe…

Setiap anak memamerkan hasil celengan mereka, banyak yang ga’ sabar untuk segera membukanya untuk kemudian minta dianterin ke toko baju.  Sudah mulai menimang-nimang baju baru kah, mukena barukah, atau apa ya?!.. Puji, datang dengan raut wajah yang tidak biasanya, seperti murung yang berusaha ditutupi.

Gw: “mana celengannya? kok ga’ dibawa sekalian?”

Puji: “punyaku udah ga’ ada kak..’

Gw: ” loh, udah dibuka duluan?”

Puji: ” waktu kakak kasih, di sekolah bu guru suruh aq nyampulin buku pake kertas coklat.  Ibuku ga’ punya uang untuk beli sampul coklat.  Jadi celengannya aq jual utk beli sampul coklat kak.”

Gw: *hening* jujur ga’ tau mau ngomong apa… yang pasti hati gw nangis kejerrr!.. saat itu rasanya geram sekaligus marah sama gurunya.  Kenapa mesti sampul coklat?.. engga penting banget kan buku tulis disampul apa ajah? kenapa engga pake yang ada ajah.  Jaman gw sekolah dulu banyak tuh yang nyampulin bukunya pake kalender bekas yang dibalik.  Tetep rapi warnanya putih.  Kenapa harus seragam? kenapa engga pandang bulu? begitu banyak pertanyaan dikepala saat itu.  Rasanya gw pengen maki2 gurunya… Namun, setelahnya.. gw menyadari bahwa ini juga salah gw.  Salah gw sebagai pendamping yang kurang peka atas kebutuhannya.  Walaupun tergolong ga’ mampu, puji juga ingin sama dengan teman2nya.  Punya buku yang disampul coklat!..

Astagfirullah.. ya Allah, beri kami kekuatan untuk dapat terus mendampingi mereka. Bersama mereka untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Bersama mereka untuk terus bertawakal kepada Mu ya Allah..

Gw hanya bisa merangkulnya, mengelus kepalanya.. semoga lebaran ini kamu bisa tersenyum.  Santunan temen2 semoga bisa menggantikan  apa yang sempat hilang.. semoga berkah.. amien…

*hapusaermatasegera* *masihpuasainih*

About permatasuri

Dreamer, lovely wife, great bussiness women (will be!). Love to read and write, also organization activist. Travelling, Food lover, sometimes cooking. Insterested in craft, sewing, kniting. Marriege with Iman Sulaeman, a lovely guys, handsome and of course my angel.
This entry was posted in Social Activities and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s