sistem akuntansi

Dari semua bentuk keriaan pekerjaan berwiusaha yang paling enggan dikerjakan adalah Sistem pencatatan administrasi & keuangan. Sepakat?… hahhahahaaa itu mah gw lah… bahkan sampai saat ini, pencatatan kios delima masih seadanya pisan.  Padahal, gw paham betul bahwa administration things is urgent and important.  Bahkan dia berada di Quadran 1.

Ada 1001 alasan yang diutarakan untuk berkilah tidak melakukan pengadministrasian dengan baik.  Walalupun background pendidikan gw administrasi niaga, itu tidak membantu.  Walaupun sudah ada asisten yang akan mengerjakan itu, masih belum membantu.  Alasan paling manjur adalah ketika bisnis berjalan, diakhir tahun gw ga’ tau.. apakah bisnis ini berkembang? Rasanya sih iyaa yaa… berapa besar perkembangannya? Ketika memulai membuka sebuah proyek baru, apakah bisnis sekarang bisa menopangnya? Sampai sejauh apa?… inilah pertanyaan yang harus dijawab dengan data!..

So, mari teman kita mulai rapihkan system administrasi di bisnis imut kita (bukan kecil) atau kata Om Bob Sadino: bukan UKM tapi UBB – Usaha Bakal Besar!. Aamiin

Sebetulnya sih, ada banyak jalan pintas, beli software misalnya.  Tapi menurut gw setiap bisnis itu unik, akan sulit jika menggunakan software yg dibuat umum.  Adaptasinya aga’ sedikit merepotkan, apalagi untuk small entreprise.   Microsoft Excel sudah sangat powerfull kok sebetulnya – bukan iklan sumpah!. Dari hasil buka2 buku jaman kuliah dulu, browsing di google plus tanya sana sini, gw merangkum tahapan sederhana untuk system akuntansi.

  1. Identifikasi transaksi apa saja. Semua transaksi yang sudah dan mungkin akan terjadi.
  2. Siapkan dan kumpulkan dokumen2 pendukungnya, misal: bon, nota, faktur pembelian/penjualan, kuitansi, purchase order, invoice (apapun namanya).
  3. Buat klasifikasi, kelompokkan setiap transaksi tersebut.  Transaksi mana yang menambah akun dan mana yang mengurangi.  Sederhananya pembelian pasti mengurangi dong, penjualan menambahkan nilai akun.
  4. Buat jurnal terpisah, catat setiap transaksi di jurnal2 tersebut.  Jurnal pembelian, jurnal penjualan, jurnal keluar/masuk kas.  Urutkan secara kronologis, jadi di short berdasarkan tanggal transaksi sajah.
  5. Gabungkan setiap jurnal ke buku besar (general ledger).  Penggabungan ini bisa dilakukan secara periodik bulanan, 3 bulanan.. terserah sajah, tergantung intensitas transaksi tiap bulan.
  6. Dari sini, mulai untuk memasukkan setiap postingan ke nerasa percobaan (trial balance) untuk memastikan bahwa kolom debet – kredit sama.  Isinya semua dari buk besar, kolom debet dikiri dan kolom kredit dikanan.
  7. Selanjutnya mulai melakukan control, apakah ada kesalahan psoting atau pencatatan.  Jika tidak balance bisa dipastikan ada yang salah.  Periksa kembali setiap catatan transaksi, bisa juga dirunut mundur.
  8. Buat jurnal penyesuaian khusus untuk transaksi yang masih harus dibayar atau yang ditangguhkan pembayarannya.
  9. Posting ke buku besar.
  10. Siapkan neraca saldo yang disesuaikan.  Hampir sama dengan buku besar, hanya saja ditambahkan dengan jurnal penyesuaian.
  11. Setelah ini kita sudah bisa membuat laporan keuangan sederhana seperti neraca keuangan, laporan laba rugi serta laporan arus kas.

Satu hal yang terpenting adalah disiplin tingkat tinggi.  Karena semuanya berbasis harian, konsisten mencatatnya pasti memudahkan fungsi kontroling diakhir bulan.😀

About permatasuri

Dreamer, lovely wife, great bussiness women (will be!). Love to read and write, also organization activist. Travelling, Food lover, sometimes cooking. Insterested in craft, sewing, kniting. Marriege with Iman Sulaeman, a lovely guys, handsome and of course my angel.
This entry was posted in gado-gado, My biz and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s