Sawo Duren

Pengen cerita tentang pohon ini.  Pohon sawo duren tumbuh sangat tinggi dekat rumah nyokap gw di bojong gede.  Engga ada yg tau siapa yg menanamnya.. sebagian orang menyangka pihak developer mungkin belasan tahun lalu menanam pohon ini.. Gw udah sejak lama penasaran, pohon ini berbuah cukup lebat tapi engga ada 1 orang pun yang lewat tertarik untuk memetiknya.  Apakah buahnya beracun?..

menurut pak satpam nama pohonnya sawo duren (durian).

menurut mbah gugel, yg gw copas dari wikipedia:

Sawo duren adalah nama sejenis buah dari suku sawo-sawoan (Sapotaceae). Pohon yang selalu hijau dan tumbuh cepat, tinggi hingga 30 m, dengan batang berkayu, silindris, tegak, pepagan berpermukaan kasar berwarna cokelat, abu-abu gelap sampai keputihan; dengan banyak bagian pohon yang mengeluarkan lateks –getah putih yang pekat– manakala dilukai.  Sawo duren umumnya dikonsumsi sebagai buah segar, meski juga dapat digunakan sebagai bahan baku es krim atau serbat (sherbet). Pohon sawo duren menghasilkan buah setelah berumur 5-6 tahun, dan biasanya musim puncak buah itu di Jawa terjadi pada musim kemarau.

pohon buah sawo durian

hhmmm, pantas saja pohonnya memang sangat tinggi, rindang dengan jumlah buah yang banyak… tapi gw udah coba makan, rasanya ga gitu manis, agak sepat.. mungkin karena buah yang gw ambil belum cukup matang ya..

About permatasuri

Dreamer, lovely wife, great bussiness women (will be!). Love to read and write, also organization activist. Travelling, Food lover, sometimes cooking. Insterested in craft, sewing, kniting. Marriege with Iman Sulaeman, a lovely guys, handsome and of course my angel.
This entry was posted in gado-gado, My Fam and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s