Habibie ~ Ainun

Sejak mendengar kabar bahwa buku Habibie & Ainun diangkat ke layar lebar, gw udah ga sabar untuk nonton.  Walaupun kecewa dengan pemilihan pemeran bu Ainun, toh gw tetep semangat nonton.

Sayangnya, kekecewaan dari awal ini, tidak terhapus sampai akhir gw nonton filmnya -_-” akting buncil sangat mengecewakan, kebanting jauh sama aktingnya Reza yang top…  Ternyata Reza dilatih dalam supervisi Habibie sendiri, keren!… Gw dibawa untuk percaya bahwa sosok Rudi Hibibie memang seperti itu, segala tingkah laku, mimik wajah dan cara berbicara yg unik & khas.

Selain itu yang menggangu dari film ini sih, kemunculan produk2 sponsor yang dipaksakan dan tidak logis dengan jamannya.

Film & bukunya mengisahkan romantisme pernikahan yang sangat menarik, kisah cinta sejati yang sederhana, minus konflik dan pertengkaran yang berarti.  Cinta biasa yang sempurna.  Ini bukanlah kisah Habibie, bukan pula kisah Ainun, ini adalah kisah Habibie-Ainun yang manunggal.  Gw sering berfikir bahwa dalam rumah tangga pasti ada ketidakpuasan2 & kekecewaan.  Namun, kisah ini meyakinkan gw bahwa rumah tangga yang mendekati kesempurnaan itu memang ada. do exist!

Penggambaran yang indah seorang istri dari suami teknokrat dengan mimpi besar membangun Indonesia.  Menyatukan ribuan pulau dengan transportasi udara yang murah.      Memimpikan Indonesia mandiri, berdiri dikakinya sendiri, dengan membangun industri pesawat terbang, sungguh hal yang tidak mudah.

Keduanya bertemu kembali setelah Habibie pulang dari jerman untuk penyembuhan penyakit tbc-nya.  Sebelumnya mereka adalah teman satu SMP.  Ainun yang seorang dokter cukup banyak digemari pria di Bandung.  Pacaran mereka juga lucu.. hihihii

Bukan hal yang mudah bagi seorang anak gadis cemerlang dan berlatarbelakang keluarga bukan sembarangan untuk tinggal di apartemen kecil di Oberfortsbach, desa kecil di pinggiran Jerman Barat. Biaya untuk kehidupan sehari-hari pas-pasan, sampai pada tahun-tahun awal Habibie harus berhemat dengan berjalan kaki menuju tempat kerjanya. Susah jadi Bu Ainun. Tidak ada keluarga, kerabat dan tetangga untk diajak ngobrol. Tidak ada hiburan. Bahasa Jerman juga pas-pasan. Pantaslah pak Habibie cinta luar biasa pada Bu Ainun, tidak pernah beliau mengeluh! Tidak pernah sedikitpun, tentang apapun. *pelukciumsuamiku*

buat temen2 yg suaminya workholic dan sering ditinggal lembur… sangat direkomendasikan untuk tidak nonton film ini bersamanya… hhahahhaaa…. supaya ga sering ditinggal lembur :p

Habibie & Ainun (pic from 21cineplex.com)

Habibie & Ainun (pic from 21cineplex.com)

About permatasuri

Dreamer, lovely wife, great bussiness women (will be!). Love to read and write, also organization activist. Travelling, Food lover, sometimes cooking. Insterested in craft, sewing, kniting. Marriege with Iman Sulaeman, a lovely guys, handsome and of course my angel.
This entry was posted in The movie and tagged , . Bookmark the permalink.

One Response to Habibie ~ Ainun

  1. randompeps says:

    emang deh iklannya ganggu banget, tapi alhamdulillah acting reza bisa sedikit menutupi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s